Daya Dukung Wisata Cemara Laut (Casuarina Equisetifolia) di Pantai Karang Jahe Berdasarkan Aspek Lingkungan di Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang
DOI:
https://doi.org/10.67710/appliedengineering.v1i2.17Keywords:
carrying capacity, management effectiveness, Cifuentes method, overtourism, coastal tourismAbstract
Wisata Cemara Laut di Karang Jahe merupakan wisata alam yang terletak di bagian timur Pantai Rembang dengan luas area ± 25 Ha. Potensi Cemara Laut sebagai ekowisata memiliki produk wisata unggulan yang dapat dikembangkan melalui pengelolaan sumberdaya pariwisata yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung wisata Cemara Laut di Karang Jahe, yaitu jumlah kapasitas maksimal wisatawan yang dapat ditampung per hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis perhitungan daya dukung wisata (metode Cifuentes). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan PCC = 5.500 orang/hari, RCC = 563 orang/hari, dan ECC = 532 orang/hari, yang berarti objek wisata tersebut masih dapat menampung jumlah wisatawan per hari sesuai standar daya dukung kawasan.
Downloads
References
Adrianto, L., Nugraha, B., & Basuki, R. (2021). Carrying capacity estimation for sustainable management of coastal tourism destinations in Indonesia. Ocean & Coastal Management, 214, 105892.
Arinta, R., Wicaksono, P., & Kusuma, D. (2022). Kualitas dan daya dukung pantai untuk aktivitas rekreasi di Kabupaten Malang, Indonesia. GeoJournal of Tourism and Geosites, 41(2), 451–460.
Cifuentes, M. (1992). Determinación de capacidad de carga turística en áreas protegidas. CATIE.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Dodds, R., & Butler, R. (2019). The phenomena of overtourism: A review. International Journal of Tourism Cities, 5(4), 519–528.
Fang, W. T., Ng, E., & Chang, M. C. (2020). Physical outdoor activity versus sedentary indoor activity: Perspectives from environmental managers on tourist behavior and beach carrying capacity. Sustainability, 12(1), 297.
Kurniawati, E., Suryono, A., & Purnomo, P. W. (2019). Daya dukung kualitas air untuk kesesuaian wisata di Pantai Karang Jahe Kabupaten Rembang. Journal of Marine Research, 8(1), 65–72.
Pemayun, A. A. G. P., Budiarta, I. G., & Suprasto, H. B. (2021). Social carrying capacity analysis of Tanjung Benoa Beach Bali as a marine tourism destination. International Journal of Multidisciplinary Research and Analysis, 4(5), 582–591.
Seraphin, H., Sheeran, P., & Pilato, M. (2018). Over-tourism and the fall of Venice as a destination. Journal of Destination Marketing & Management, 9, 374–376.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi kedua). Alfabeta.
Triyono, H., & Nugroho, I. (2023). Pengembangan ekowisata bahari Pantai Karang Jahe melalui pendekatan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(3), 578–589.
Watina, R., Kusuma, A. B., & Nuraini, N. (2018). Kesesuaian dan daya dukung wisata Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Jakarta. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 8(2), 95–108.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabila Shoimatun Farichah, Raka Nur Sukma (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












