Optimalisasi Kualitas dan Kuantitas Produksi Garam melalui Sistem Katup (Buka–Tutup) di BPPP Banyuwangi
Keywords:
sistem katup, parameter fisika, produksi garam, BanyuwangiAbstract
Garam merupakan komoditas strategis nasional yang belum tergantikan, namun produksi dalam negeri masih jauh dari kebutuhan akibat keterbatasan teknologi dan ketergantungan pada kondisi cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik pembuatan garam sistem katup (buka-tutup) serta menganalisis pengaruh parameter fisika terhadap proses kristalisasi garam di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pengukuran parameter fisika (kadar garam, suhu, tinggi air, intensitas cahaya) selama 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan garam sistem katup melalui delapan tahapan: persiapan lahan, pemasangan geomembran, pengambilan air laut, peminihan bertahap pada meja 1-3, kristalisasi pada meja katup, dan pemanenan. Total durasi produksi mencapai 48-50 hari dengan laju evaporasi rata-rata 0,5°Be per hari. Kadar garam tertinggi mencapai 25°Be pada hari ke-9 dengan suhu 37°C. Faktor suhu udara memiliki korelasi positif kuat (r≈0,82) terhadap kadar garam, sedangkan hujan dapat menurunkan kadar garam hingga 76% jika tutup katup tidak berfungsi optimal. Sistem katup dengan geomembran mampu menghasilkan garam lebih bersih (kadar NaCl 90-95%) dan memungkinkan produksi sepanjang tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem katup efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam.
Downloads
References
Adiraga, Y., & Setiawan, A. H. (2014). Analisis dampak perubahan curah hujan, luas tambak garam dan jumlah petani garam terhadap produksi usaha garam rakyat di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati periode 2003-2012. Diponegoro Journal of Economics, *3*(1), 1-13.
Apriando, T. (2015, January 12). Target 2015 bebas impor, pemerintah harus berpihak pada petambak garam. Mongabay. https://www.mongabay.co.id/2015/01/12/target-2015-bebas-impor-pemerintah-harus-berpihak-pada-petambak-garam
Gozan, M., Alhamid, M. I., Amir, N., & Efendy, M. (2021). Application of threaded system, rice husk ash addition, filtering, and geomembrane to increase salt production in Ambulu Village, Cirebon. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 940(1), 012024. https://doi.org/10.1088/1755-1315/940/1/012024
Kantina, S., Suryanti, S., & Suprapto, N. (2022). Mengkaji Pembuatan garam gunung krayan dalam etnosains pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6763-6773.
Kumala, A. R., & Sugiarto, Y. (2012). Analisis pengaruh curah hujan terhadap produktivitas garam studi kasus: Pegaraman I Sumenep PT. Garam (Persero). In Prosiding Seminar Nasional Sains IV (pp. 1-10). Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: Quantitative research approach. Deepublish.
Rustrianto, Y. (2016). Bahan ajar: Pelatihan pembuatan garam dengan sistem teknologi ulir filter dan geomembran. Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi.
Setyati, W. A., Wijayanti, D. P., Haryanti, D., & Kumoro, A. C. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Nyamuk, Kecamatan Karimunjawa Melalui Teknologi Pembuatan Garam Menggunakan Bakteri Halofilik Dan Teknik Ulir Filter (Tuf). Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(3), 578-586.
Suriawanto, N., Fadhli, W. M., Syahril, M., & Gabrela, N. N. (2022). Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat Dalam Meningkatkan Kualitas Garam Menggunakan Teknik Geomembran LDPE di Kelurahan Talise Kota Palu. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 1(1), 57-63.
Tiara Gemilang. (2014). Teknologi pembuatan garam sistem katup. Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Wiwoho, G., & Prasada, I. Y. (2024). Geomembrane-based salt production method to increase the quantity and quality of small-scale salt producer. MethodsX, 13, 102803. https://doi.org/10.1016/j.mex.2024.102803
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Perdana Ixbal Spanton M, Jumiati, Budiyanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










